Tentang kami :

Senin, 17 Agustus 2015

Sering Dengarkan Musik Baik Buat Kesehatan Lho!


Poker Jingga - Pekerjaan yang menggunung kadang memicu pikiran menjadi penat. Stuck dan tidak bisa berpikir secara jernih. Untuk mengusirnya, sebagian orang memilih untuk mendengarkan musik. Tidak begitu sulit, karena kehadiran smartphone memang sudah menunjang fasilitas hiburan semacam musik. Selain menenangkan pikiran, ternyata mendengarkan musik juga memberikan manfaat bagi kesehatan.
Mengurangi Tekanan Darah
Tak banyak yang tahu jika mendengarkan musik dapat meningkatkan kesehatan jantung. Penelitian yang dilakukan di University of Maryland Medical Centre pada tahun 2008, berhasil mengungkapkannya. Dijelaskan bahwa mendengarkan musik dan membuat pembuluh darah melebar, sehingga dapat melancarkan sirkulasi darah.
Mengurangi Stres
Hasil studi yang dilakukan di Inggris dan Jerman pada tahun 2008 menunjukkan bahwa mendengarkan musik selama 50 menit mampu mengurangi stres. Selain itu, aktivitas tersebut juga bisa meningkatkan antibodi dalam tubuh. Penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychology tahun 2011 juga menambahkan musik yang menyenangkan dapat menurunkan kadar hormon stres, yaitu kortisol.
Meningkatkan Kesehatan Jantung
Di samping sirkulasi darah yang lancar dapat berperan secara tak langsung untuk menjaga kesehatan jantung, ada manfaat lain mendengarkan musik untuk jantung. Saat mendengarkan musik, denyut jantung cenderung meningkat. Menurut Dr Miller dalam laporannya di Daily Mail, tingkat variabilitas jantung ini bisa meningkatkan kesehatan jantung.
Melawan Asma
Saat asyik mendengarkan musik, secara tak sadar seseorang juga ikut bernyanyi. Selain dapat mengusir stres, aktivitas tersebut ternyata dapat menjauhkan diri dari asma. Bernyanyi membantu seseorang untuk belajar bernapas lebih efektif.

Rok Mini Tertiup Angin, Ashanty Gagal Goyang Dangdut


Poker Jingga - Ashanty turut memeriahkan HUT RI ke-70 dengan menghibur masyarakat di sekitar Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, Senin (17/8/2015). Lucunya, istri Anang Hermansyah itu diminta untuk menyanyikan lagu dangdut.
Dengan fasih, Ashanty pun melantunkan Hello Dangdut di depan ribuan orang. Lantaran angin berhembus cukup kencang, ia pun mengurangi goyangannya. Maklum, Ashanty sedang mengenakan rok mini di atas panggung.

"Senang banget bisa hibur masyarakat Ancol. Aku nggak ngeuh karena panas banget. Ternyata bajunya naik-naik karena ada angin kencang, tadi nggak enak juga karena roknya terangkat. Tapi alhamdulillah semuanya lancar," ujar Ashanty usai manggung.
Meski dikenal sebagai penyanyi pop, Ashanty mengaku tetap menyukai musik dangdut. Bagi Ashanty, dangdut merupakan musik asli Indonesia yang harus selalu dilestarikan

"Tentunya dong, aku suka lagu dangdut. Soalnya kan dangdut memang musik Indonesia asli ya," terang ibu anak satu.
Oleh karena itu, Ashanty mengaku tiap kali nyanyi di daerah tertentu, ia selalu menyiapkan lagu dangdut untuk dibawakan ke masyarakat sekitar.

"Kalau di daerah pasti bawakan (dangdut). Tapi bukan lagu yang jadul, yang sekarang. Soalnya nggak perlu cengkok banget, kalau sudah bawakan dangdut enak banget," pungkas Ashanty

Minggu, 16 Agustus 2015

Uang Sumbangan Rp 15 Juta Buat 100 Hari Bocah Angeline Ludes Dimakan Polisi.

Uang Sumbangan Rp 15 Juta Buat 100 Hari Bocah Angeline Ludes Dimakan Polisi.




Setelah mencuat di publik, akhirnya uang sumbangan masyarakat untuk Engeline yang dipegang oleh Naomi Werdisastro dari Komnas Perlindungan Anak dikembalikan kepada keluarga Engeline. Namun, dari total 30 juta hanya 15 juta yang sampai ke tangan keluarga Engeline di Banyuwangi.

"Kemarin sore ibu Naomi datang ke rumah dan menyampaikan uang sumbangan Engeline 15 juta," ujar Hamidah, Jumat (14/8/2015).

Menurut ibu kandung Engeline, Hamidah, saat Naomi datang, Kamis (13/8/2015) sore, dia tidak berada di rumah sehingga uangnya diserahkan melalui tangan ibu kandung Hamidah, Misyah, disaksikan oleh ketua RT setempat.
"Datangnya sekitar jam setengah empat sore. Ada juga polisi, tapi keluarga sayandak tahu polisi dari mana," tambah Hamidah.

Kemudian, lanjut Hamidah, Naomi kembali mendatangi kediamannya untuk kedua kalinya pada Jumat (14/8/2015) dan menjelaskan langsung kepada Hamidah perihal dana sumbangan dari masyarakat sebesar Rp 30 juta.

Naomi menyampaikan kepada Hamidah jika bahwa sumbangan dana masyarakat untuk Engeline hanya tersisa 15 juta dari total 30 juta yang terkumpul. "Kata Ibu Naomi yang Rp 15 juta untuk kasih makan polisi sama wara-wiri, untuk ngawal gitu. Saya sendiri ndak begitu paham. Setelah kasih penjelasan ini itu, Bu Naomi langsung pulang. Baru saja dia pulang siang ini sama kerabatnya, sepertinya ke Bali," ungkap Hamidah.


Padahal, menurut Hamidah, sebelumnya tidak ada pembicaraan terkait biaya pengawalan dan lain-lainnya yang akan diambil dari uang sumbangan untuk Engeline. "Kalau ditanya ikhlas, sejak awal saya bilang sudah ikhlas karena yang terpenting adalah kasus anak saya segera selesai. Tapi yang membuat saya tertekan adalah orang yang selalu tanya saya dapat uang berapa dari kasus anak saya. Saya tidak ingin dianggap memanfaatkan kematian anak saya," katanya dengan suara lirih.

Tanpa sumbangan dari siapa pun, Hamidah dan keluarganya tetap juga akan tetap menggelar peringatan 100 hari Engeline yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Agustus di rumah keluarganya di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.

"mau selamatan kecil-kecilan dan juga kurban kambing untuk warga di sekitar sini," jelasnya.
Dia juga mengaku sudah mengikhlaskan boneka-boneka sumbangan untuk Engeline yang dijanjikan akan dikirim ke Banyuwangi. "Rencananya mau saya berikan kepada tetangga dan masyarakat sekitar sini, tapi katanya ibu Naomi sudah diberikan ke orang lain dan saya juga ndak tahu baru tahu ketika bilang tadi pas ketemu," ungkap Hamidah.

Sebelumnya diberitakan, Naomi Werdisastro, seseorang dari Komnas Perlindungan Anak di duga membawa uang sumbangan sebesar Rp 30 juta untuk Engeline. Bahkan, pada Senin (10/8/2015), Hamidah mengaku didatangi polisi yang mengaku dari Polres Banyuwangi untuk tidak mempermasalahkan uang sumbangan Rp 30 juta tersebut.

Menurut pengakuan Hamidah, jika keluarga tidak mempunyai dana untuk selamatan 100 hari Engeline, saat itu pihak kepolisian menjanjikan akan membantu mencarikan dana untuk selamatan.


Ayo segera bergabung bersama kami di POKERJINGGA Agen Judi Online Terpercaya !
Kami online 24 jam setiap hari non stop dengan CS yang super ramah dan berpengalaman
Keuntungan bermain bersama kami di pokerjingga :
• Menyediakan permainan judi online sekaligus dalam satu web (Poker, Domino, Ceme dan BlackJack)
• Menggunakan Uang Asli
• Minimal Deposit Rp 10.000 dan Withdraw Rp 25.000
• NO ROBOT 100% murni MEMBER vs MEMBER
• Referensikan kepada teman - teman anda & Anda mendapatkan bonus referensi sebanyak 10% seumur hidup
• Proses Deposit dan Withdraw dengan SUPER CEPAT maximal 3 menit
• Kami melayani anda dengan sangat ramah dan baik (FAST RESPON)
• Kami menerima kritik dan saran untuk menambah kenyamanan anda dalam bermain.
Untuk Informasi lebih lanjut anda bisa hubungi kami lewat :
Pin BB : 2B92DCD4
YM : cs1pokerjingga
twitter :@pokerjingga
FB : https://www.facebook.com/pokerqqcemejingga
   Blog : jinggapoker.blogspot.com

Ini kanker laring yang bikin tenggorokan bolong karena merokok


Poker Jingga - Pejuang anti tembakau Robby Indra Wahyuda meninggal dunia setelah akhir 2014 berjuang melawan kanker laring yang dideritanya. Akibat kanker tersebut, Bobby harus merelakan tenggorokannya bolong, seperti dalam desain bungkus rokok dan suaranya hilang. 

Setelah dinyatakan menderita kanker laring, Robby kemudian giat mengampanyekan gerakan anti rokok. Melalui akun Facebook pribadinya, pria yang bekerja di Dinas Pendidikan Kota Samarinda ini menuliskan perjuangannya melanjutkan hidup.

Tapi tahukah Anda apa itu kanker laring, dan apa penyebabnya. Seperti dikutip pokerjingga.com dari asiancancer.com, Kamis (25/6), kanker laring adalah tumor ganas yang berasal dari jaringan epitel mukosa laring, kanker yang paling umum tenggorokan squamous cell carcinoma

Kanker laring disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya rokok, alkohol, polusi udara hingga hormon seksual. Tapi dalam kasus Robby, kanker laring yang dideritanya berasal dari rokok, kebiasaan yang dilakukannya semenjak remaja.

Seperti dilansir asiacancer.com, secara medis disebutkan, pembakaran tembakau dapat menghasilkan zat karsinogenik, Dan gerakan silia asap tembakau dapat membuat untuk menghentikan atau memperlambat, kemacetan dan edema mukosa, hiperplasia epitel, penebalan dan metaplasia skuamosa, secara karsinogenik.

Lalu bagaimana pengobatan penderita kanker laring. Berikut di antaranya.

Agar tidak jadi sasaran tipu muslihat penjual nakal


Poker Jingga - Sentra batu akik di Pasar Rawabening, pada Senin (10/8) lalu, itu sangat ramai pembeli. Pedagang yang awalnya di dalam area pasar kini tumpah hingga ke jalan dan trotoar. Para kolektor batu akik, berlomba mencari bahan atau bongkahan batu berkualitas dengan harga miring untuk dijadikan cincin atau liontin.

Dari segala jenis batu di pasaran, batu bacan masih menjadi primadona dan paling dicari pembeli. Sangat sulit sekali untuk mendapat bongkahan batu asal Maluku tersebut. Hanya beberapa pedagang saja yang memiliki bongkahan batu akik bacan, namun mereka menjual dengan harga yang sangat tinggi per kilogramnya.

"Bongkahan bacan sekarang sulit. Kalau yang sudah bentuk cincin banyak. Itu juga sudah banyak yang dipalsuin. Banyak mafia di sini jadi harus hati-hati," kata Ganda salah satu kolektor batu bacan saat berbincang dengan merdeka.com

Ganda sendiri sudah memiliki puluhan batu bacan sejak 5 tahun lalu. Dia menjelaskan, batu bacan terbagi menjadi beberapa jenis. Namun yang paling banyak dicari adalah bacan doko dan bacan palameya. Untuk kedua batu tersebut harganya sangat fantastis.

"Tergantung fisik batunya. Kalau dia sudah kristal dengan ukuran uang koin logam harganya bisa puluhan juta. Harga tidak bisa dipatokin, kalau pembeli suka dengan harga tinggi juga pasti dibeli," ucapnya.

Sejak meledak di pasaran, harga batu bacan pun meroket tinggi. Bila 5 tahun lalu dia bisa membeli bacan dengan harga Rp 1 juta dengan kualitas istimewa, kini harga bisa senilai harga motor sport.

"Kalau yang benar asli, istimewa bentuk cicin itu bisa Rp 50 juta. Kalau bentuk bongkahan ukuran besar dan ada unsur seninya bisa ratusan juta rupiah," ungkapnya.

Mahalnya harga batu bacan pun dimanfaatkan oleh pedagang nakal lain dengan membuat batu bacan palsu atau abal-abal. Dengan modal sedikit, mereka bisa meraup keuntungan sebanyak puluhan juta.

"Kalau orang awam pasti ketipu. Karena secara kasat mata itu bacan. Memang bahan dasarnya dari batu bacan yang tak terpakai bekas potongan, itu kecil-kecil. Terus nanti direkatkan sama lem, lalu dikasih pewarna digosok diamplas biar mengkilap," ujarnya.

Sementara itu menurut, Agus Riyadi, salah satu pengusaha batu akik yang juga pemilik laboratorium batu mulia mengatakan, jika ingin memastikan batu tersebut asli atau tidak pembeli sebaiknya melakukan pengujian ke laboratorium agar tidak mudah ditipu oleh penjual.

"Dari hasil lab kita bisa mengetahui jenis batunya apa, kekerasannya, kecerahan hingga dimensi batu," kata Agus saat ditemui merdeka.com di toko miliknya yang berada di lantai 3, Pasar Rawabening, Jatinegara, Jakarta Timur.

Agus melanjutkan, mengenal batu bisa dilihat dari sifat fisik dan sifat optiknya. Dalam sifat fisik dilihat dari warna, kekerasan, berat jenis dan sistem kristal. Sedangkan sifat optik dilihat dari transparansi, luster, indek bias, dispersi.

"Biasanya, batu asli terdiri dari minimal 2 warna. Jarang ada batu asli yang warnanya hanya 1 warna. Setidaknya ada 5 hal yang membuat batu mulia itu menarik, yakni karena keindahannya, langka, tahan lama, modis dan portabilitas," kata Agus saat menjelaskan proses uji laboratorium batu akik.

Menurut dia, semakin langka batu mulia, semakin mahal harganya. Orang cenderung tertantang untuk memiliki karena tidak setiap negara memiliki hal ini. Bahkan para kolektor mancanegara, siap merogoh kocek dari puluhan juta hingga miliaran rupiah untuk mendapatkan batu akik langka tersebut.

"Jadi biasanya, harga sebuah batu permata atau akik dipengaruhi oleh kelangkaan batu. Semakin langka maka semakin mahal. Bagi masyarakat yang ingin memiliki batu mulia, hendaknya lebih berhati-hati. Batu akik bisa diuji keasliannya di laboratorium batu," tuturnya.

Siswi SMA Dicekoki Miras Saat Dugem Lalu 'Digilir' di Dalam Mobil.

Siswi SMA Dicekoki Miras Saat Dugem Lalu 'Digilir' di Dalam Mobil.


JAKARTA - Anak usia 16 tahun dicekoki minuman keras di tempat hiburan malam (dugem), lalu diperkosa. Polisi sudah meringkus 1 pelaku dan 1 lainnya buron. Tapi Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel berpendapat, bahwa orangtua gadis itu bisa juga jadi tersangka.

"Kalau mau konsekuen dengan UU Perlindungan Anak, semestinya bukan hanya pemerkosanya saja yang dipidana. Tapi orangtua gadis tersebut juga bisa dimintai pertanggungjawaban," ucap Reza dalam pesan singkatnya, Minggu (16/8/2015).

Menurut Reza, orangtua bisa dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan penelantaran maupun melakukan perbuatan salah. "Terutama membiarkan anaknya dugem di tengah malam buta," kata Reza. Menurut Reza, menekan orangtua untuk benar-benar mengawasi anaknya amat perlu untuk mencegah pemerkosaan terhadap anak. "Polisi harus memperluas radar hukum makanya," kata Reza.

Sebelumnya, seorang siswi SMA jadi korban perkosaan di tempat dugem pada November 2014 lalu. Saat itu dia bersama 4 teman perempuannya main ke sebuah klub malam yang ada di sebuah mal di kawasan Sudirman, Jaksel. Korban yang sedang hangout bersama temannya, tiba-tiba ditarik tersangka Budi alias Bojer.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohammad Iqbal, menceritakan, siswi SMA itu dibawa ke meja Budi dan rekan-rekannya. Di meja itu, siswi SMA itu dicekoki minuman jenis tequila. Budi dan teman-temannya memaksa korban berkali-kali menenggak tequila hingga black out dan tidak mengingat apapun. Setelah itu, kata Iqbal, korban dibawa tersangka Budi Cs dengan kursi roda ke mobil mereka Avanza bernopol B 1536 FMI.


Korban kemudian dibawa masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil itu tersangka Ali dan Medi menyetubuhi korban sejak di parkiran dan saat mobil bergerak melintas kawasan Sudirman-Palmerah-Thamrin hingga sampai di sebuah hotel di Jakarta Timur. "Saat ini satu pelaku yang bernama Budi sudah tertangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara satu lainnya bernama Ali masih diburu," kata Iqbal di Polda Metro Jaya, Sabtu (15/8/2015).


Ayo segera bergabung bersama kami di POKERJINGGA Agen Judi Online Terpercaya !
Kami online 24 jam setiap hari non stop dengan CS yang super ramah dan berpengalaman
Keuntungan bermain bersama kami di pokerjingga :
• Menyediakan permainan judi online sekaligus dalam satu web (Poker, Domino, Ceme dan BlackJack)
• Menggunakan Uang Asli
• Minimal Deposit Rp 10.000 dan Withdraw Rp 25.000
• NO ROBOT 100% murni MEMBER vs MEMBER
• Referensikan kepada teman - teman anda & Anda mendapatkan bonus referensi sebanyak 10% seumur hidup
• Proses Deposit dan Withdraw dengan SUPER CEPAT maximal 3 menit
• Kami melayani anda dengan sangat ramah dan baik (FAST RESPON)
• Kami menerima kritik dan saran untuk menambah kenyamanan anda dalam bermain.
Untuk Informasi lebih lanjut anda bisa hubungi kami lewat :
Pin BB : 2B92DCD4
YM : cs1pokerjingga
twitter :@pokerjingga
FB : https://www.facebook.com/pokerqqcemejingga
Blog : jinggapoker.blogspot.com

Sabtu, 15 Agustus 2015

Demi kekasih, wanita ini rela selundupkan sabu ke penjara


Poker Jingga - Seorang wanita telah dua kali menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Nyomplong, Kota Sukabumi. Tersangka NAD (22) menyerahkan narkoba itu kepada kekasihnya yang mendekam di penjara dalam kasus pidana narkotika.

"NAD yang beralamat di Magelang, Jawa Tengah tetapi bekerja di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi telah menyelundupkan sabu-sabu ke dalam lapas sebanyak dua kali untuk pacarnya," kata Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Supeno di Sukabumi, Sabtu (15/8).

Menurutnya, tersangka telah menjadi kurir sabu-sabu dari Daniel yang tengah mendekam di Lapas Kelas II Nyomplong ini selama enam tahun karena terlibat kasus narkoba. Tersangka juga diberikan uang Rp 100 ribu dari kekasihnya itu sebagai imbalan telah mengirimkan sabu-sabu ke dalam lapas.

Dari tangan tersangka, polisi menyita lima paket sabu-sabu seberat lima gram yang disembunyikan di tas dan celana dalamnya.

Lanjut dia, kasus ini terungkap setelah gerak-gerik tersangka terekam CCTV dan dicurigai oleh seorang sipir yang tengah menjaga kunjungan keluarga narapidana.

"Kami masih mengembangkan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan ada jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas," pungkasnya.